Esok adakah seindah hari ini.. Walaupun esok ada mentari Apakah secerah hari ini Harap begitulah dan moga mudahlah Perjalanan hidupku
Berat benar langkah Rela dalam pasrah Yang aku harap harapkan Tak kesampaian
Ku tinggalkan semalam yang indah Sememangnya itu tak kuduga Lamanya berkasih indahnya berjanji Sanggup sehidup semati
Ucapan semalam kini berlainan Kau yang dulu kukenali menjadi duri
Tergamaknya hatimu sayang Menciptakan luka pada aku yang setia Dahulu kau bisik kalimah Walau apa terjadi kasih tak berubah
Mungkin tika itu aku berharta Cahaya cintamu bersinar rekaan cuma
Mengertilah ku kini kasih sayang sekarang Semuanya memandang kebendaan Andainya kedaifaan dan rupa pun lah kurang Tiada siapa sudi memandang walau sebelah mata Begitulah aku ini kau umpamakan Di kaca matamu aku mengisahkan Tergamaknya... Tergamak
Bulan oh bulan ku nantikan terbit rembulan kala mentari senja berlabuh ku mengharap hadirnya mimpi mengindahkan lena malamku memisahkan duka hari siangku moga terbitnya ceria hari esok agar bisa ku terus melangkah bersamaku suatu keindahan tanpa adanya keresahan hati melalui hari esok dalam hidupku mencipta suatu kenangan baru memahat indah dalam memoriku Dulu kau yang pernah ku sayang.... Dulu kau yang pernah ku cintai.... Dulu kau yang pernah ku hargai... Dulu kau yang pernah berrjanji sehidup semati... kini hanyalah tinggal mimpi2..
Esok adakah seindah hari ini..
ReplyDeleteWalaupun esok ada mentari
Apakah secerah hari ini
Harap begitulah dan moga mudahlah
Perjalanan hidupku
Berat benar langkah
Rela dalam pasrah
Yang aku harap harapkan
Tak kesampaian
Ku tinggalkan semalam yang indah
Sememangnya itu tak kuduga
Lamanya berkasih indahnya berjanji
Sanggup sehidup semati
Ucapan semalam kini berlainan
Kau yang dulu kukenali menjadi duri
Tergamaknya hatimu sayang
Menciptakan luka pada aku yang setia
Dahulu kau bisik kalimah
Walau apa terjadi kasih tak berubah
Mungkin tika itu aku berharta
Cahaya cintamu bersinar rekaan cuma
Mengertilah ku kini kasih sayang sekarang
Semuanya memandang kebendaan
Andainya kedaifaan dan rupa pun lah kurang
Tiada siapa sudi memandang walau sebelah mata
Begitulah aku ini kau umpamakan
Di kaca matamu aku mengisahkan
Tergamaknya...
Tergamak
Bulan oh bulan
ReplyDeleteku nantikan terbit rembulan
kala mentari senja berlabuh
ku mengharap hadirnya mimpi
mengindahkan lena malamku
memisahkan duka hari siangku
moga terbitnya ceria hari esok
agar bisa ku terus melangkah
bersamaku suatu keindahan
tanpa adanya keresahan hati
melalui hari esok dalam hidupku
mencipta suatu kenangan baru
memahat indah dalam memoriku
Dulu kau yang pernah ku sayang....
Dulu kau yang pernah ku cintai....
Dulu kau yang pernah ku hargai...
Dulu kau yang pernah berrjanji sehidup semati...
kini hanyalah tinggal mimpi2..